Cara Mengatasi Bunyi Berisik pada Exercise Bike
Exercise bike yang berisik itu bikin:
- Ganggu konsentrasi
- Ganggu orang rumah / tetangga
- Bikin latihan jadi nggak nyaman
- Dan sering jadi tanda ada yang perlu dicek
Kabar baiknya: kebanyakan bunyi bisa diatasi sendiri tanpa harus langsung ke servis mahal.
Di artikel ini, kita bahas penyebab paling umum dan langkah praktis untuk mengatasinya.
1. Kenali Dulu Jenis Bunyinya
Coba perhatikan, bunyinya seperti apa?
- 🔊 "Krek-krek" / "gluduk" → sering dari baut kendor / rangka
- 🔊 "Cit-cit" / "ngik-ngik" → sering dari gesekan komponen / pedal
- 🔊 Bunyi kasar saat mutar → bisa dari debu / kotoran / bearing aus
- 🔊 Bunyi cuma muncul di kecepatan tertentu → bisa dari ketidakseimbangan atau bagian yang mulai aus
👉 Mengetahui jenis bunyi = lebih cepat ketemu sumber masalahnya.
2. Cek & Kencangkan Semua Baut (Langkah Pertama Wajib)
Ini penyebab paling sering.
Yang perlu dicek:
- 🔩 Baut kaki penyangga
- 🔩 Baut jok
- 🔩 Baut setang
- 🔩 Baut pedal & crank
Cara:
- Gunakan kunci yang sesuai
- Kencangkan secukupnya (jangan dipaksa sampai dol)
- Coba kayuh lagi → sering kali bunyi langsung hilang
3. Bersihkan Debu & Kotoran
Debu yang masuk ke bagian bergerak bisa bikin:
- Putaran jadi kasar
- Muncul bunyi gesekan
Lakukan:
- 🧹 Lap bagian bawah rangka
- 🪥 Bersihkan area sekitar pedal & crank
- 🧻 Lap bagian yang jarang tersentuh
- 💨 Pakai kuas kecil / blower kalau ada
Setelah dibersihkan: 👉 Coba putar pelan → sering kali bunyi berkurang atau hilang.
4. Cek Pedal & Crank
Bagian ini sering jadi sumber bunyi.
Perhatikan:
- Apakah pedal oblak?
- Ada bunyi saat satu sisi tertentu dikayuh?
- Crank terasa nggak seimbang?
Solusi:
- 🔧 Kencangkan pedal
- 🔁 Coba tukar posisi pedal kiri-kanan (kalau memungkinkan)
- 🧼 Bersihkan ulir & area sekitarnya
5. Cek Posisi Sepeda di Lantai
Kadang masalahnya bukan di sepedanya, tapi di lantainya 😄
Cek:
- Apakah lantai rata?
- Ada kaki penyangga yang nggak nempel sempurna?
- Ada bagian yang goyang saat dikayuh?
Solusi:
- 🧱 Pindahkan ke lantai yang lebih rata
- 🧩 Gunakan alas karet / matras
- 🔧 Atur kaki penyeimbang (kalau ada)
Sepeda yang tidak stabil = lebih mudah bunyi.
6. Cek Sistem Resistance
Kalau bunyi muncul saat:
- Mengubah beban
- Atau di beban tertentu
Kemungkinan:
- Mekanisme resistance kotor / tidak sejajar
- Ada bagian yang mulai aus
Yang bisa kamu lakukan:
- 🧼 Bersihkan area yang bisa dijangkau
- 🔄 Putar pengatur beban dari ringan ke berat beberapa kali
- 👂 Dengarkan apakah bunyinya berubah atau hilang
Kalau tetap bunyi keras: 👉 Bisa jadi perlu servis ringan.
7. Jangan Abaikan Bunyi yang Makin Parah
Kalau:
- Bunyi makin keras
- Putaran makin seret
- Sepeda terasa makin nggak stabil
❗ Jangan dipaksa dipakai terus.
Lakukan:
- ⛔ Hentikan sementara
- 🔍 Cek baut, kebersihan, pedal
- 🛠️ Kalau tetap bunyi → pertimbangkan servis
Memaksa pakai = risiko kerusakan lebih besar & biaya lebih mahal.
8. Kapan Harus Dibawa ke Servis?
Sebaiknya servis kalau:
- Semua baut sudah kencang, tapi bunyi tetap ada
- Putaran terasa kasar walau sudah dibersihkan
- Bunyi berasal dari dalam (bearing / mekanisme utama)
- Resistance tidak normal & bunyi keras
👉 Ini tanda komponen dalam mungkin sudah aus dan perlu ditangani teknisi.
Ringkasan Langkah Cepat Mengatasi Bunyi
Coba urut dari yang paling mudah:
- ✅ Kencangkan semua baut
- ✅ Bersihkan debu & kotoran
- ✅ Cek pedal & crank
- ✅ Pastikan sepeda di lantai yang rata
- ✅ Cek sistem resistance
- ❗ Kalau masih bunyi → pertimbangkan servis
Kesimpulan
Exercise bike yang bunyi:
❌ Bukan selalu berarti rusak parah
✅ Sering kali cuma karena baut kendor, kotor, atau posisi nggak stabil
Dengan:
- Cek rutin
- Bersihkan
- Kencangkan bagian penting
…kamu bisa bikin sepeda kembali:
- Lebih senyap
- Lebih nyaman
- Lebih aman dipakai
Ingat:
👉 Bunyi kecil yang dicek cepat = mencegah kerusakan besar.